• REVIEW MUSIC
Kickfest 2010, The Last Day

Kickfest 2010, The Last Day



Bookmark and Share

[Uncluster/EventReview]---Pada hari Minggu (18/07), perayaan expo clothing terbesar, Kickfest untuk Kota Bandung telah sampai pada batas akhir. Dengan jumlah pengunjung yang lebih banyak dibandingkan dengan hari sebelumnya, acara ini selesai sekitar Pukul 22.00 WIB. Jika di hari pertama diramaikan oleh sajian live dari Mocca, Homogenic, lalu hari kedua Mobilderek dan  Shaggy Dog, di hari terakhirnya ini Kickfest 2010 menampilkan nama yang tidak kalah menarik dengan sebelumnya, yang diantaranya Koil, Blindtosee, dan Sonic Tourment.

Sama seperti hari kedua Sabtu (18/07), Kickfest di hari terakhir diwarnai hujan yang menyebabkan rumput hijau stadion berubah menjadi coklat, lengket dan licin, sehingga pengunjung harus berhati hati saat berjalan, tetapi kondisi seperti ini tidak mengurangi animo masyarakat, terutama saat stage yang menjadi salah satu pelengkap acara ini diisi oleh penampilan dari band yang tampaknya sangat diminati pengunjung, seperti Tcukimay misalnya, band bentukan 1999 ini adalah salah satu band "berbeda" dengan lineup yang ditawarkan penyelenggara,  lewat materi trashpunk, Tcukimay terlihat mampu menarik crowd yang notabene remaja untuk menghabiskan waktu mereka di area moshpit, ketimbang berbelanja. Sama halnya ketika Alone At Last tampil. Dan satu yang menarik dari Kickfest tahun ini adalah tampilnya Sonic Torment, band yang sudah ada di tahun 1995 ini diperkuat oleh Kimung ex-bassist Burgerkill yang membuka performance mereka dengan musik tradisional Sunda karinding, Man Jasad adalah salah satunya yang bermain di situ,  Sonic Torment tampil dengan beberapa nomor diantaranya STA, Black, dan  Golok Berbicara.

Selepas jeda Maghrib adalah giliran Koil yang tampil, diawali oleh “Karat” sebuah nomor yang diambil dari rilisan self titled mereka (1996), yang jarang dibawakan akhir - akhir ini. Bersama beberapa karya lainya seperti 'Nyanyikan Lagu Perang', 'Sistem Kepemilikan', 'Mendekati Surga', 'Aku Rindu' menjadi pilihan untuk performance mereka kali ini, dan Otong, Doni, Leon dan Adam menutupnya dengan nomor 'Kenyataan Dalam Dunia Fantasi'. Walaupun tampil dengan sound yang bermasalah tetapi band ini tetap berusaha maksimal, di depan fans mereka yang memenuhi venue dan sudah menunggu sejak cek sound, Koil sepertinya menjadi penampil dengan crowd terbanyak di Kickfest kali ini. Penampil berikutnya adalah Blindtosee,  talent berbeda dengan atmosfer 90an yang masih terasa pada penampilan mereka, lewat materi street hardcore, band yang dimotori oleh Azis (vokal), Yadi (bass), Dika (drum), tampil dengan nomor-nomor familiar mereka seperti 'Sadar', 'Spirit Of Youth', 'To Day Until I Die', 'Satukan Jiwa'. Dan tempo sedikit menurun saat Angkuy dan Nobi / Bottlesmoker tampil bersama 3 additional, duo electropop ini muncul dengan 6 karya mereka seperti 'Frozen Scratch Cerulean', 'Stringless Purslane', 'Slo Mo Smile', 'Boredome n  Freedome', 'Love Saturday', 'Le Voyage', Kickfest di hari terakhir ini ditutup oleh penampilan dari Nudist Island.

Pertunjukan musik menjadi salah satu bagian dari konsep Kickfest sendiri untuk poin entertainment, yang menghadirkan semua bentuk hiburan yang berbau semangat independen. Ada juga pemutaran film indie, skateboard showcase, art showcase dan lain lain. Kickfest yang merupakan program dari KICK (Kreative Independent Cothing Kommunity) adalah gambaran clothing lokal yang sesungguhnya, yang tidak hanya menjual produk tapi juga memiliki attitude dan image. Dan untuk tahun ini rencanaya Kickfest akan ditutup di Jakarta. Jadi tunggu saja liputan kami selanjutnya!

uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010uncluster-kickfest 2010

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Archive Article Review
Posting Date: 2010-09-08 09:09:56
Iwan Fals Masuki Fase Baru Bermusik Bersama Ki Ageng Ganjur

Posting Date: 2010-09-01 10:09:10
The Final Frontier (Iron Maiden)

Posting Date: 2010-08-29 12:08:04
Pagelaran Tunggal Iwan Abdulrachman : Auman Singa Tua Itu Masih Menggetarkan

Posting Date: 2010-08-24 11:08:15
Necrodeath : Old Skull

Posting Date: 2010-08-20 14:08:38
A Place To Bury Strangers : Exploding Head

Posting Date: 2010-08-17 10:08:43
Bon Iver : For Emma Forever Ago

Posting Date: 2010-08-10 13:08:54
Heaven Rawk Tour 2010

Posting Date: 2010-08-10 09:08:44
Kula Shaker & Ian Brown : Antara Pawang Hujan, Dupa, dan Sang Legenda

Posting Date: 2010-08-06 09:08:17
All Time Low Live in Jakarta

Posting Date: 2010-08-05 11:08:03
Beatfest : Belle and Sebastian Live in Jakarta

Hendrix in Britain : Peringatan 40 tahun Kematian

uncluster-jimi hendrix

[Uncluster/Article]----Di Inggris, napak tilas sejarah pemuka musik dunia tidak hanya berakhir di Kota Liverpool. Dimana kelompok The Beatles merintis karir pertamanya. London, salah satu kota kiblatnya mode dunia, menyimpan jejak serupa. 

Lady Antebellum Leads Nominee of ACM

uncluster-lady antebellum

[Uncluster/Country]----Dalam rangka merayakan detik-detik penganugerahan Academy of Country Music Awards, dua pesta di akhir pekan digelar yaitu pada 16-17 April 2010 di Las Vegas.

Comment

Comment Review


Comment:

Tulis Comment:

You must javascript enabled to use this form

Nama :
Email :
Comment :
          
UC INDIE WALL
Links